Jumat, 28 Januari 2011

Tujuan-Tujuan Komunikasi

Semua komunikasi ditujukan untuk membujuk orang agar berpikir merasa atau melakukan tindakan tertentu yang berhubungan dengan sebuah merek. Sudah sewajarnya kalau komunikasi kita harus ditujukan untuk memenuhi syarat tersebut. Dalam hal bisnis dan pemasaran, tujuan-tujuan mereka harus dapat diukur secara kuantitatif dan dibatasi dengan waktu. Mereka harus menunjukkan seluruh karakteristik tujuan-tujuan yang nyata tersebut sehingga kita dapat mengukur kinerja kitaselanjutnya.

Tahap-tahap hubungan antara konsumen dan merek serta langkah-langkah yang diambil untuk sampai pada keputusan pembelian telah dipetakan melalui berbagai cara untuk sepanjang tahun. Walaupun memahami berbagai pemikiran yang telah disampaikan oleh para ahli, penguasaan pengetahuan kita masih sedikit dangkal. Kombinasi antara unsur-unsur emosi dan rasio dalam keputusan pembelian dengan tekanan-tekanan luar yang luas menunjukan bahwa setiap keputusan pembelian adalah sangat kompleks dan mungkun masing-masing bersifat unik.

Meskipun demikian, para komentator umumnya percaya bahwa beberapa langkah dasar dalam perubahan sikap dapat diidentifikasi.

Diagram menyajikan model DAGMAR yang dikembangkan oleh R H Colley pada awal tahun 1960-an. Ini merupakan contoh unsur-unsur yang bagus yang umumnya disetujui untuk menjadi unsur-unsur utama.

Colley membuktikan bahwa para konsumen mulai dengan tidak mengetahui mereknya, mulai dengan ketidaksadaran. Mereka mempelajari keberadaannya kesadaran kemudian secara bertahap mengembangkan sebuah pemahaman mengenai apa yang disajikan oleh merek tersebut tahap pemahaman. Mereka sampai pada tahap pada tahap mempercayai pesan merek keyakinan dan akhirnya merek tersebut benar-benar cocok untuk mereka sehingga mereka membelinya tindakan.

Kita dapat memanfaatkan model ini dengan menerapkannya pada situasi pasar kita sendiri dalam rangka mengidentifikasi tugas komunikasi yang kita inginkan dalam memasukkan merek ke dalam setiap pasar tertentu.

Denagn menggunakan contoh mengenai rover , tujuan untuk pasaran Inggris mungkin dinyatakn dalam beberapa baris kata untuk meyakinkan bahwa x persen dari kelompok sasaran mencatat Rover seri 600 lebih tinggi daripada model-model yang kompetitif lainnya atas dasar kriteria sebagi berikut :

Di pasaran jepang tujuan tersebut mungkin lebih luas, misalnya untuk mencapai x persen dari pasar sasaran, identifikasi Rover 200 sebagi salah satu dari lima model teratas mereka yang mempunyai kategori bergensi untuk mobil ukuran ini.

Tidak satu pun tujuan-tujuan diatas berhubungan langsung dengan penjual kecuali hanya menyampaikan pembatasan-pembatasan proses komunikasi dalam menjual mobil dan peranan yang dapat dimainkannya dalam menggerakkan konsumen yang potensial untuk membeli. Kedua-duanya tergantung pada sikap konsumen yang menentukan keberhasilannya, dan dikembangkan dengan tujuan untuk mempengaruhi sikap tersebut.

Apabila dalam penjualan kita menerapkan langkah-langkah dasar ini, kita dapat mengidentifikasi sejumlah tugas yang dapat dilaksanakan oleh komunikasi secara masuk akal. Kita mulai dengan mengambil bagian tertentu dari pasar sasaran kita seperti yang telah kita lakukan dengan menggunakan pasar Jepang untuk Rover. Kemudian kita perlu menilai sedang pada tahap mana pasar tersebut saat ini. Sebenarnya, ini merupakan generalisasi yang tidak akan selalu benar bagi setiap individu dalam kelompok sasaran kita. Namun di setiap pasar massal, generalisasi ini tidak dapat dihindarkan. Kita kemudian dapat menetapkan peranan komunikasi kita.

Diagram menggambarkan beberapa dari peranan yang lebih umum yang dimainkan oleh komunikasi pada setiap tahap dalam model DAGMAR.

Sejarah pasar telepon mobil di Inggris merupakan contoh menarik untuk digunakan dalam membahas pilihan yang berbagai macam ini. Telepon selular mulai diluncurkan di negara ini dalam bulan Januari 1985. Sebelumnya, sebagian besar dari kita hanya pernah melihat konsepnya dalam buku komik Dan Dare atau Star Trek. Struktur pasar realtif kompleks sebab adanya pembatasan-pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah kepada para pemilik jaringan, berupa pelarangan untuk menjual waktu mengudara konsep asing lainnya secara langsung kepada para pemakai. Pada saat yang sama,tidak ada satu pun dari para pemilik jaringan maupun ditributor waktu mengudara itu merupakan perakit telepon yang sebenarnya.

Tugas pertama dari seluruh kegiatan yang harus dilaksanakan ialah menyadarkan pasar bahwa pelayanan tersebut tersedia. Mereka mulai mengarahkan promosinya ke pasar borongan. Tingkat peliputan pers yang sangat besar telah membantu mereka untuk mencapainya. Namun mereka yang diberi tahu mengenai adanya pelayanan tersebut tidak banyak mengetahui apa yang disajikan atau bagaimana ia bekerja; masih sangat banyak tugas pendidikan yang harus dilakukan.

Pada saat pasar mulai naik, telepon mobil dianggap baik bagi para chief executive atau mereka yang selalu mengikuti zaman. Kalau ingin berhasil dalam penjualanmassal, persepsi ini harus diubah secara signifikan.

Pada saat yang sama, komunikasi mempunyai tugas utama untuk memenuhi pembentukan preferensi anatar kedua jaringan yang bersaing dan di antara sejumlah distributor. Seiring dengan itu, secara lebih taktis, banyak yang berusaha untuk memperoleh keterangan untuk melaksanakan tindak lanjut dengan berbagai macam kekuatan penjualan.

Dengan terbentuknya pasar borongan secara baik, perhatian berpindah ke pasar konsumen yang lebih luas, dengan prose lebih kurang dari awal kembali. Pergeseran distribusi yang relatifbaru, dari toko-toko khusus ke toko-toko di sepanjang jalan utama pusat kota, dan masuknya para pesaing baru, seperti merek Orange dari Hutchison Telecom, telah meningkatkan persaingan sehingga pasar lebih digiring oleh promosi penjualan. Kampanye promosi cenderung ditujukan khusus untuk percobaan dan penjualan meskipun Orange masih ditujukan terutama untuk membangun nilai mereknya.

Disetiap pasar yang dinamis seperti ini , tujuan-tujuan cukup sering berubah sebagi cerminan mengenai berbagai kenyataan yang terjadi dipasar. Perubahan-perubahan tersebut disebabkan oleh adanya pergeseran pandangan para konsumen mengenai pasar tersebut, bukan karena pergeseran kebutuhan para pemasok. Kasus yang istimewa ini mengagunkan karena tujuan telah bergeser maju mundur dari model teoritis yang satu ke model yang lain; terbukti,misalnya adanya reaksi yang tidak baik akhir-akhir ini terhadap penggunaan telepon mobil di tempat-tempat umum para pemasar harus menyusun kembali komunikasinya untuk mengatasi masalah sikap yang berpengaruh besar tersebut.

Apabila kita melihat setiap bagian pasar kita dari sudut pandang konsumen, dengan lebih mudah kita dapat mengidentifikasi apa yang perlu dilakukan oleh komunikasi kita. Melalui berbagai percobaan, kita juga kan dapat memastikan apakah kita memang memerlukan satu kampanye promosi individual atau menentukan segmentasi komunikasi kita lebih lanjut lagi agar terarah kepada pasar kita dengan cara yang paling berarti.

Untuk tujuan akhir ialah pesan harus disampaikan, proposisi kampanye. Samapai pada titik ini kita menggunakan proses serupa dengan yang tealah diuraikan. Tujuan kita ialah menemukan proposisi yang memberikan kesempatan untuk menyajikan merek kita, dengan menggunakan satu aspek dari sajian tersebut yang penting bagi pasar sasaran kita dan yang membedakan dari proposisi-proposisi pesaing kita. Untuk membantu, kita dapat menggunakan sebuah variasi dari peta posisi pesaing.


Kita menyusun peta mengenai posisi-posisi para pesaing terhadap motivator-motivator utama di pasar, menggambarkan mereka dengan bulatan yang ukurannya tergantung pada besar pangas pasarnya. Gambar hasilnya membantu kita untuk mengidentifikasi ketersediaan sebuah posisi merek tertentu yang dijadikan dasar proposisi kampanye. Di pasaran yang luas, misalnya Heineken akan bercokol dengan tegar disudutnya sendiri, dengan tajuknya segar kembali. Usaha untuk merebut posisi dari merek tersebut memerlukan pertempuran yang keras dan lama dan kalau diukur dari hasilnya, barangkali tidak seimbang dengan usaha yang telah dikorbankan.

Dalam contoh khayalan tersebut diatas, motivator A tampaknya siap tersedia; tidak ada merek yang mendominasinya dan paling dekat dengannya bukanlah salah satu dari pemegang-pemegang saham terbesar dipasar. Motivator C mungkin juga tersedia sebab pemain yang besar dalam segmen tersebut tampaknya belum sepenuhnya meyakinkan pasar. bagaimana merek mereka kita dapat dibandingkan dengan kedua kriteria ini? Sebagaimana telah dinyatakan tentang menuju positioning

Analisa Posisi

Inilah tahap perencanaan dimanakah kita perlu?. Pada saat mempersiapkan rencana, kita perlu menempatkan posisi merek kita di setiap negara, pasar dan sektor yang sesuai.

Dalam mempelajari setiap aspek kampanye promosi kita harus selalu sadar akan posisi merek secara keseluruhan; ini merupakan lem yang akan merekatkan keterpaduan bersam-sama. Namun, kampanye promosi individual-meskipun untuk satu buah merek masing-masing akan memiliki tugas khusus yang harus dilaksanakan. Masing-masing memiliki tujuan-tujuannya sendiri yang jelas.

Apabila kampanye-kampanye promosi tertentu ditujukan untuk menutup pengeluaran modal, tujuan-tujuan kampanye tersebut harus dikembangkan berdasarkan tujuan-tujuan pemasaran dan usaha yang relevan. Di setiap sektor pasar atau wilayah geografis yang berbeda., mereka harus mencerminkan posisi merek yang unik. Mungkin saja dapat terjadi sebuah perusahan atau merek yang sangat berpengaruh di pasaran dalam negeri tidak dikenal di tempat lain. Kegiatan komunikasi perlu sensitif terhadap keadaan -keadaan tersebut. Persaingan juga akan berbeda-beda; ada pesaing yanmg mungkin berpengaruh di Eropa tetapi lemah di daerah Asi Pasifik.

Tujuan sebuah perusahaan dapat berupa peningkatan penjualan mobil rover seri 800 sebesar 12 persen dalam tahun anggaran yang akan datang. Pada perusahaan uang demikian canggih, tujuan itu sendiri akan didukung dengan sebuah strategi yang pasti, untuk disampaikan melalui sasaran-sasaran pemasaran. Dalam strategi tersebut dapat ditentukan berapa persen setiap model akan memberikan sumbangan pada seluruh penghasilan perusahaan, pasar yang mana yang akan mereka masuki dan apakah ada kegiatan musiman di pasar tersebut.

Spesialis komunikasi perlu mempelajari setiap pasar sasaran dan posisi merek di sana. Rover bermain serious di pasaran Inggris komunikasi mereka meliputi pembentukan model yang lebih disukai, sembari menahan angan-angan yang tinggi mengenai merek tersebut. Di negara seperti jepang, yang pasarnya mungkin kurang mengenai Rover, tugasnya mungkin membentuk positioning yang tinggi bagi merek. Kita perlu mengetahui dengan jelas di mana posisi merek atau merek-merek kita dalam setiap sektor atau pasar. Kita perlu memahami keadaan persaingan di daerah-daerah tersebut.

Dengan pengetahuan tersebut kita dapat mengidentifikasi apakah kita dalam posisi sebagai pendatang baru, penguasa celah pasar yang kecil, atau pemain utama. Dapat kita katakan pakah kita sedang memburu pangsa pasar yang lebih besar secara agresif atau sedang mempertahankan pangsa pasar yang telah ada. Kita mengetahui apakah kita sedangmemcari pembeli lagi atau baru memcoba. Denagn kata lain, kita dapat mengetahui peranan yang harus kita ambil untuk memenuhi tujuan usaha. Peranan tersebut merupakan dasar bagi tujuan komunikasi.

Namun, untuk dapat melaksanakan tugas seefektif mungkin, kita perlu maju terus. Kita perlu mengetahui hal-hal yang menyebabkan para pesaing kita berhasil di pasar-pasar tersebut. Kita harus memahami positioning mereka dalam benak para konsumen dan nilai apa yang disajikan oleh merek atau merek-merek mereka. Hal ini jelas memerlukan riset yang ketat atas merek-merek tersebut, seketat riset yang akan kita tetapkan untuk memahami merek kita sendiri.

Solusi Keuangan Anda

Kamis, 27 Januari 2011

Parameter-Parameter Kampanye Promosi

Pembatasan-pembatasan yang kita hadapi dalam kampanye promosi tertentu harus kita ketahui dengan jelas.

Penentuan kelompok sasaran akan memberi kita beberapa petunjuk. Ia harus mengindentifikasi kategori atau kategori-kategori konsumen yang ingin kita jangkau; ia harus mengindentifikasi dalam kampanye promosi antarusaha industri-industri dan pihak-pihak yang akan kita pengaruhi.

Namun, mungkin akan ada pembatasan-pembatasan selanjutnya. Untuk wilayah geografis yang mana kampanye tersebut ditujukan? Apakah untuk daerah setempat, seluruh wilayah negara, wilayah negara-negara yang tergabung dalam blok seperti ASEAN atau masyarakat Eropa atau sungguh-sungguh berhadapan dengan pasar global? Kita perlu mengetahui apakah ada urutan prioritas di setiap wilayah tersebut, apakah ada bagian tertentu dari kelompok sasaran kita yang sulit dimasuki. AKan lebih penting lagi kalau kita menyaring kegiatan-kegiatan kita sesuai dengan sumber daya yang tersedia.

Apakah telah terbukti adanya kecenderungan musiman di pasar salah satu atau seluruh wilayah ini? KIta harus terbiasa pada berbagai macam cara penjualan dalam suatu tahun atau jangka waktu tertentu dan pada tingkat fluktuasi dalam jenis-jenis penjualan tersebut. Dengan demikian kita akan mengetahui apakah kita memerlukan periode kegiatan yang berbeda antara yang satu dengan yang lain. Masalah ini dengan mudah dapat digambarkan melalui perbandingan, misalnya pasar untuk kartu ucapan tahun baru dengan yang selamat datang di rumah anda yang baru. Kartu yang pertama memiliki musim jual yang pasti dan jangka waktu yang pendek. Kegiatan promosi pada saat yang salah sungguh-sungguh tidak akan ada artinya. Kartu kedua hanya berlaku musiman dalam pindah rumah tetapi setiap saat, sepanjang tahun selalu ada kegiatan pindah rumah di pasar sehingga tingkat kegiatan promosi yang rendah dapat memenuhi kebutuhan.

Di setiap perusahaan juga ada kegiatan sebagai acara tetap yang juga harus diperhitungkan dalam perencanaan kita. Apabila para analis pasar modal yang menjadi kelompok sasaran, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan merupakan acara tetap. Dalam kampanye penerimaan pegawai, akhir tahun pendidikan sekolah atau perguruan tinggi adalah pilihan yang utama. Hampir disetiap perusahaan ada kegiatan-kegiatan seperti peluncuran produk-produk baru, pembukaan pabrik-pabrik atau toko-toko penyalur, konferensi promosi tahunan, pameran industri-industri besar, dan sebagainya, yang semuanya harus diperhitungkan. Mereka juga dapat dianggap sebagai parameter-parameter untuk kampanye promosi, tentu saja sebagi unsur-unsurnya.

Semua informasi tersebut mempersempit fokus sasaran kita selanjutnya, sehingga secara meyakinkan dapat mengarahkan sumber daya komunikasi kita yang sangat terbatas kepada segmen-segmen pasar yang memberikan pengetahuan kepada kita mengenai ruang lingkup kelompok sasaran kita dan dengan menggunakan data yang ada di dalam perusahaan dan sumber-sumber publikasi ( seperti statistik asosiasi perdagangan dan lembaga pemerintah ) kita dapat menentukan ukuran dan lokasi kelompok sasaran tersebut. Setelah kita melengkapi pemahaman kita dengan pengetahuan mengenai pola belanja musiman dan saluran saluran distribusi produk-produk kita, kita dapat menyusun sebuah jadwal kegiatan untuk mencapai keefektifan yang optimum. Jadwal ini mencerminkan tidak hanya saat yang terbaik untuk penjualan kepada konsumen akhir tetapi juga yang ideal untuk menjual kepada para penyalur dan pengecer.

Solusi Keuangan Anda

Kelompok-Kelompok Sasaran Kunci

Sekali lagi, kita terjun kembali ke dalam pemahaman kita mengenai pasar sebagai batu loncatan pemikiran kita. Unsur-unsur untuk memulai proses perencanaan harus benar-benar kita kuasai.

Siapa yang dapat membantu atau menghambat kita dalam mencapai tujuan-tujuan usaha dan pemasaran tersebut ?

Dalam menyusun kampanye, kita juga memerlukan pengetahuan yang mendalam mengenai orang-orang yang terlibat, sikap mereka, dan aspirasi serta peran yang mereka jalankan dalam pengambilan keputusan mengenai produk, pelayanan, atau merek. Di bawah ini disajikan uraian mengenai kelompok sasaran untuk medium periklanan baru yang diluncurkan dalam tahun 1994 :

Kelompok sasaran kita terbagi dalam dua bagian, yaitu para perencana media di agen-agen (pada umumnya periklanan) dan para petugas pemasaran senior perusahaan-perusahaan yang menjadi pelanggan.

Para perencana media di agen-agen tersebut adalah mereka yang bekerja pada agen-agen yang termasuk dalam 100 besar yang mewakili mayoritas media yang potensial. Mereka memiliki naluri yang relatif kreatif tetapi semua juga menyadari akan menyusutnya jumlah mereka secara signifikan sebagai akibat adanya resesi. Hal ini mengakibatkan mereka merasa konservatif dan tidak berkemauan untuk mengambil risiko sebagaimana mereka ketahui semakin berkurangnya anggaran klien yang digunakan di luar media utama yang telah terbukti.

Para petugas pemasaran perusahaan-perusahaan pelanggan setidak-tidaknya juga telah menerima pukulan-pukulan yang serupa dan cenderung merasa konservatif pula.
Akan tetapi, kedua kelompok sasaran merasa frustasi atas pembatasan-pembatasan yang memang perlu dilaksanakan dalam rangka melawan resesi dan sensitif pada sesuatu yang baru dan menarik yang mungkin mempercerah suatu kesuraman.

Disini yang dijadikan fokus utama haruslah para perencana media karena hasil konversi mereka akan dapat meraih sejumlah konsumen dan memberikan pengaruh utama atas keputusan para konsumen tersebut. Namun kita perlu mempengaruhi para petugas pemasaran perusahaan pelanggan agar terbuka dan menerima proposal kita serta menguji medium yang baru ini. Mereka akan menjadi pengambil keputusan terakhir.

Itulah sinopsis dari suatu uraian yang jauh lebih panjang tetapi sudah memuat unsur-unsur pokok. Ia menjelaskan kepada kita mengenai tugas dan kondisi pasar. Ia memberitahukan kepada kita bagaimana sikap kelompok sasaran yang sedang terjadi. Ia mengidentifikasi peranan masing-masing bagian kelompok sasaran dalam menentukan keputusan.

Tingkat pengambilan keputusan akan jauh berbeda, tergantung pada jenis produk atau pelayanan yang terlibat. Umumnya, jumlah orang yang mengambil keputusan akan meningkat apabila, menurut pertimbangan mereka, nilai yang akan mereka beli naik. Jadi, keputusan seorang anak kecil untuk membeli sebuah coklat dari berbagai macam cokelat yang ada, dengan uang yang ia miliki, akan melibatkan anak itu sendiri. Namun, membeli sebuah mobil keluarga mungkin akan melibatkan seluruh anggota keluarga. Di sisi lain, keputusan untuk menerima sebuah kontrak pembangunan sebuah jembatan atau pusat tenaga listrik dapat melibatkan banyak orang, yang seluruhnya dapat mempengaruhi peluang pemasok untuk berhasil.

Tentu saja, ada beberapa kekecualian : barang-barang yang dibeli oleh para bujangan pada saat mereka berlibur, hampir pasti merupakan keputusan orang per orang, di samping melibatkan sejumlah uang yang relatif besar.

Kita harus memahami dinamika yang terlibat dalam keputusan. Dalam pembelian barang untuk keperluan keluarga pun tidak ada pola yang baku. Silahkan memahami dua contoh yang khas ini : satu set sistem hi-fi dan sebuah kulkas. Keputusan untuk membeli kedua barang tersebut mungkin diambil bersama oleh suami istri. Namun masing-masing akan memiliki perasaan yang berbeda dalam setiap kasus.

Untuk sistem hi-fi, kedua pihak akan memperhatikan mutu suara. Selanjutnya si istri mungkin akan lebih tertarik pada estetika barang tersebut, apakah cocok dan serasi untuk ruang keluarga mereka. Si suami akan cenderung untuk memperhatikan soal teknik sebagaimana yang dijanjikan dalam iklannya. Rasa ketertarikan akan teknik juga akan terlihat dalam pembelian sebuah kulkas. Namun biasanya si istri yang akan benar-benar memperhatikan segi kepraktisannya apakah akan sesuai dengan pola belanja atau masaknya, seberapa banyak makanan yang dapat disimpan. Namun, ada pula produk-produk dengan kategori-katogori tertentu yang proses pemilihannya tidak terpengaruhi oleh jenis kelamin.

Perubahan-perubahan dalam pasar eceran dan kerumitan proses pengambilan keputusan dalam memilih bidang usaha memaksa kita untuk benar-benar memahami pola pembelian di pasar dalam pemasaran apa pun yang kita geluti. Tanpa pengetahuan yang demikian, walaupun yakin kita tidak akan dapat menentukan pesan-pesan yang harus kita sampaikan

Tujuan Tujuan Usaha Dan Pemasaran

Tujuan usaha biasanya secara murni menyangkut keuangan, misalnya :
* Untuk memperoleh pendapatan atas modal yang ditanamkan sebesar X persen
* Untuk meningkatkan perputaran uang menjadi fx dan laba menjadi fy selama periode tertentu
Untuk membatasi biaya karyawan menjadi x persen dari perputaran uang.

Angka-angka tersebut biasanya merupakan hasil penghitungan berdasarkan rasio-rasio pokok yang digunakan oleh perusahaan dalam menjalankan usaha dan mengukur kinerjanya. Tujuan-tujuan pemasaran harus lebih menekankan pada bagaimana angka-angka ini dapat tercapai misalnya :
* Untuk meningkatkan penjualan merek x sebesar y persen di pasar tertentu
* Untuk membentuk saluran distribusi alternatif yang dapat memberikan sebesar y persen sampai dengan akhir periode tertentu
* Untuk meningkatkan pangsa pasar merek y sebesar x persen dalam periode yang sama

Berdasarkan sifatnya, tujuan-tujuan pemasaran dan usaha adalah sangat khusus, dpat diukur, dan dibatasi oleh waktu merupakan ciri-ciri tujuan yang lebih nyata daripada hanya sekadar sasaran yang samar-samar.

Apabila tujuan-tujuan dan makna dibelakang mereka tidak kita pahami, hampir tidak mungkin kita dapat menghasilkan komunikasi yang efektif untuk mendukung tujuan-tujuan tersebut. Hal ini jelas-jelas merupakan keharusan tetapi, tragisnya banyak bagian pemasaran yang masih jauh terlepas dari proses perencanaan pusat dan akhirnya hanya memperoleh pemberitahuan yang sangat lemah mengenai rencana kerja perusahaan tersebut.

Solusi Keuangan Anda

Membentuk Kampanye Promosi Individual

Setelah seluruh struktur siap, kita dapat memulai melangkah maju ke dalam perencanaan kampanye promosi secara individual.

Diagram menyajikan pendekatan yang dapat kita tetapkan. Proses dimulai dengan menentukan tujuan pemasaran atau usaha dan kelompok sasaran yang harus kita tuju. Parameter-parameter kampanye promosi tersebut bersifat khusus dengan prioritas pada industri-industri tertentu, negara-negara tertentu, dan sebagainya. Kita mempelajari situasi yang sedang berlangsung, kemudian menentukan tujuan-tujuan komunikasi yang tepat. Akhirnya kita memutuskan strategi dan rencana yang taktis untuk mencapainya.

Solusi Keuangan Anda

Rabu, 26 Januari 2011

Perencanaan Untuk Menciptakan Keterpaduan

Perencanaan Untuk Menciptakan Keterpaduan


Solusi Keuangan Anda

Bentuk Iklan

Bentuk Iklan :
1. Spontan--> adanya respon langsung
2. Brosur
3. Poster
4. Iklan Cetak
5. Surat penawaran --> to the point/direct

Solusi Keuangan Anda

Dampak Komunikasi Pemasaran

Dampak Komunikasi Pemasaran :
1. Menunjang penjualan :
- Menimbulkan kesadaran akan produk baru (mengumumkan)
- Menciptakan image produk
- Menciptakan loyalitas/kesetiaan
- Brand switching
2. Meningkatkan keinggulan daya saing
3. Kompetisi

Solusi Keuang Anda

Dari Produk Ke Merek

Dari Produk ke Merek.

Hal yang diingat konsumen dari suatu produk :
1. Keistimewaan produk
2. Manfaat praktis yang diberikan oleh produk

Kelebihan merek dari produk :
1. Kepribadian

Solusi keuangan Anda

Kesulitan Komunikasi Pemasaran Global

Kesulitan Komunikasi Pemasaran Global :
1. Pesan tidak sampai pada penerima yang dimaksudkan
2. Pesan mencapai sasaran, tetapi tidak dipahami atau disalahartikan
3. Pesan mencapai sasaran dan dipahami, tetapi tidak menggerakan masyarakat untuk mengambil keputusan
4. Efektivitas pesan dirusak gangguan luar seperti iklan pesaing, wiraniaga

Solusi Keuangan Anda

Kunci Sukses Iklan Global

Kunci Sukses Iklan Global :
1. Memahami keanekatagaman budaya
2. Memiliki database
3. Tema yang disatukan, disamping menghasilkan keuntungan jangka pendek, tetapi juga membantu membina identitas produk jangka panjang

Solusi Keuangan Anda

Kegagalan Periklanan Global

Kegagalan Periklanan Global :
1. Penolakan oleh masyarakat terhadap kampanye global
2. Masih mempertimbangkan budaya etnik, seharusnya budaya produk
3. Kurang memperhatikan merek dengan aspek global

Solusi Keuangan Anda

Bentuk Dasar Komunikasi Pemasaran

Bentuk dasar komunikasi pemasaran :
1. Periklanan
2. Publisitas
3. Penjualan Pribadi
4. Promosi Penjualan

Komunikasi massa adalah komunikasi melalui media massa yang heterogen dan pesan serentak dan sesaat.

Ciri bersifat tidak langsung satu arah, terbuka,publik tersebar


Solusi Keuangan Anda

Prinsip-Prinsip Dasar Komunikasi Pemasaran

Prinsip-Prinsip Dasar Komunikasi Pemasaran :
1. Pesan yang disampaikan bersifat mengejutkan
2. Menonjolkan keunggulan produk atau jasa yang ditawarkan
3. Mampu melibatkan pembaca atau penonton
4. Menumbuhkan rasa penasaran (keingintahuan)
5. Mengarahkan audiens untuk berpikir
6. Mengarahkan audiens untuk bertindak
7. Adanya kesatuan antara gambar dan teks
8. Bukan merupakan kabar bohong
9. Dapat dipercaya dari apa yang dikomunikasikan
10. Mampu memotivasi penjualan

Solusi Keuangan Anda

Stake Holder

Stake Holder adalah kelompok/individu yang dapat memberikan dampak terhadap keberhasilan perusahaan dalam mencapai sasaran atau tujuan.

Stake Holder dibagi dua antara lain :
- Internal stake holder :
1. Pemilik
2. Karyawan
_ External stake holder :
1. Pemerintah
2. Pesaing
3. Lembaga swadaya masyarakat
4. Media massa
5. Kelompok dengan kepentingan khusus ( special interest group )

Solusi Keuangan Anda

Selasa, 25 Januari 2011

Jenis-Jenis Publisitas

Jenis-jenis publisitas antara lain :
1. Siaran berita
2. Artikel feature bisnis
3. Artikel feature pelayanan masyarakat
4. Publisitas keuangan
5. Publisitas barang produk
6. Publisitas bergambar
7. Bahan latar belakang redaksional
8. Publisitas darurat ( emergency publicity )

Solusi Keuangan Anda

Tuntutan Terhadapa Komunikasi Pemasaran

Tuntutan terhadap komunikasi pemasaran :
* Konsisten dalam komunikasi ;
1. Posisi dan kepribadian merek ( Brand Personality )
2. Melebihi produk dan layanan yang nyata
3. Membangun hubungan dengan pasar ( Konsumen )
4. Mempersulit pesaing dalam menggeser merek

Solusi Keuangan Anda

Tantangan Terhadap Komunikasi Pemasaran

Tantang terhadap komunikasi Pemasaran adalah :
1. Biaya komunikasi melalui medai massa terus membengkak
2. Persaingan semakin tajam
3. Keunggulan produk hampir tidak ada

Solusi Keuangan Anda

Jumat, 21 Januari 2011

Kerangka Proposal Kampanye Periklanan

Kerangka Proposal Kampanye Periklanan :

1. COVER :
1.1. JUDUL
1.2. NAMA PRODUK YANG AKAN DIIKLANKAN
1.3. NAMA PERUSAHAAN PENGIKLAN
1.4. NAMA AGENCY (CORPORATE IDENTITY)

2.DAFTAR ISI

3. KATA PENGANTAR :
3.1. MENGAPA PROPOSAL INI DIBUAT
3.2. APA YANG MENJADI DASAR PEMBUATAN PROPOSAL INI
3.3. APA TUJUAN PEMBUATAN PROPOSAL INI
3.4. MASIH MEMBUTUHKAN PENYEMPURNAAN
3.5. HARAPAN ATAS PROPOSAL INI

4. LATAR BELAKANG :
4.1. CLIENT BRIEF:
- DESKRIPSI PRODUK
- MASYARAKAT SASARAN
- AREA PENJUALAN
- MANFAAT/KEUTUNGAN BAGI KONSUMEN
4.2. TUJUAN
- TERHADAP PERUSAHAAN
- BAGI PRODUK ITU SENDIRI
- PENJUALAN & MARKET SHARE
- KESEMPATAN/PELUANG
- DUKUNGAN
4.3. ANALISA UMUM
- POSISI/KONDISI KLIEN
- KEBIASAAN KONSUMEN
- ANALISA SWOTH :
STRENGTH (KEKUATAN)
WEAKNESS (KELEMAHAN)
OPPORTUNITY (PELUANG)
THREAT (TANTANGAN)
- PESAING (KOMPETITOR)

5. STRATEGI :
5.1. TARGET AUDIENCE
- USIA
- STATUS SOSIAL
5.2. CORE STRATEGY
- TO OVERCOME WEAKNESS
PENERAPAN PROGRAM YANG IDEAL
JANGKA PENDEK
JANGKA PANJANG
- TO EXPLOIT OPPORTUNITY
POSITIONING PRODUCT
PENONJOLAN KEUNGGULAN
KONSEP KOMUNIKASI

6. CREATIVE PLATFORM :
6.1. POSITIONING STATEMENT
6.2. UNIQUE SELLING POINT
6.3. PENDEKATAN KOMUNIKASI
6.4. KEY MESSAGE (TEMA PESAN)
6.5. KEY VISUAL & IDENTITY
6.6. TAHAPAN PROGRAM
- TAHAP PRE CONDITIONING
- LAUNCHING (TAHAP PELUNCUR)
- TAHAP PENGGALANGAN
- TAHAP PEMANTAPAN
- REMINDING (TAHAP PEMELIHARAAN)

7. ESTIMASI BIAYA :
7.1. FIXED COST
PERENCANAAN & DESIGN :
DETAIL PROGRAM
MEDIA PLANT
CREATIVE
7.2. VARIABLE COSTS
BIAYA PRODUKSI MATERI
MEDIA PLACEMENT
PROMOTION & PUBLIC RELATION
7.3. TOTAL ESTIMATED
PPN, PPH, ASF

8. JADWAL

9. LAMPIRAN-LAMPIRAN :
- DASAR KREATIF
- ARAHAN KREATIF
- ALTERNATIF DESIGN

Marketing Research (Riset Pemasaran)

Marketing Research (Riset Pemasara) :

- Definisi Marketing Research
- Komponen-komponen Marketing Research
- Jenis Riset Pasar
- Tahapan Dalam Proses Riset
- Hipotesa dan Teori
- Prosedur dalam Penelitian Riset Pemasaran
- Metode Pengumpulan Data
- Penyajian Data
- Statistika/Analisa Kuantitatif Untuk Riset
- Proses Analisa Data
- Perhitungan Statistik dan Kegunaannya
- Beberapa Macam Sampling
- Menetapkan Besarnya Sample
- Kesalahan-kesalahan dalam Riset
- Isi Laporan Riset
- Langkah-langklah dalam Menyiapkan Presentasi
- Sistem Informasi Pemasaran

Marketing Research :
Riset yang dijalankan oleh perusahaan untuk mendapat data-data informasi secara sistematis, pencatatan dan analisis guna perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian operasi-operasinya dalam bidang pemasaran.

Jenis Riset Pasar :

1. Consumer Market Research
Survey Khusus & Regular

2. Industrial Market Research
* Luas/Volume Pasar
* Scope Pemasaran berdasarkan atas
- pemakai
- kegunaan
- lokasi/daerah pemasaran
* Bagian Pasar ( Market Share/Pasang Pasar )
- perusahaan sendiri
- saingan
* Metode Penjualan ( termasuk Pelayanan Purna Jual )
* Harga Jual & Pemberian Potongan
* Sistem Penyaluran
- Whosesaler
- Retailer : plaza, warung, supermarket --> end user : dept, lembaga/invest, individu
* Personalia yang mengambil keputusan Pembelian
* Evaluasi Masa Depan daripada Sasaran

Survey Regular :
Tidak dirancang khusus, tetapi merupakan usaha pengumpulan informasi yang kontinyu

Hambatan Komunikasi

Hambatan komunikasi antara lain :
* Tidak objektif dalam menafsirkan informasi :
- cenderung mendengar/melihat sesuai dengan keinginan daripada menghadapi fakta (konsep diri)
* Keenganan bekerjasama dengan pihak lain
* Kurang mengenal diri sendiri dengan baik
* Perbedaan status
* Kurang mengenal/memahami orang lain :
- menduga perilaku manusia selalu sama dalam setiap kesempatan dan kondisi
- terlalu berlebihan dalam menempatkan setiap orang dalam katagori yang ajeg (streotip)
- dipengaruhi kesan pertama
- kesan positip terhadap kesamaan-kesamaan dengan diri kita
- negative thinking (berpikiran negatip)
- tidak tertarik, kurang memberikan perhatian
* Permasalahan semantik
- cenderung mendengar/melihat sesuai dengan keinginan daripada menghadapi fakta (konsep diri)
* Penyimpangan persepsi
* Perbedaan budaya
* Gangguan yang bersifat fisik
* Pilihan saluran komunikasi yang buruk
* Tidak ada umpan balik

Kemampuan Komunikasi

Kemampuan Komunikasi dipengaruhi oleh :
- Kepribadian : ditentukan oleh genetis, lingkungan, pengalaman fisik dan sosial(nilai-nilai) pribadi, keyakinan, kebutuhan(perilaku)
- Persepsi : merupakan proses pemilihan, penataan dan penafsiran rangsangan dan informasi yang ditangkap indera manusia

Tujuan Komunikasi

Tujuan Komunikasi :
- Mencari dan menerima informasi
- Meminimalis kesalahan
- Mempengaruhi pihak-pihak diluar batras kewenangan
- Membangun jaringan kerja
- Menjadi alat evaluasi atas dasar fakta, opini dan gosip
- Membedakan fungsi/peranan

Faktor Hambatan Komunikasi

Faktor hambatan komunikasi :

Penyaringan ( Filter):
- Pengirim memanipulasi informasi
- Determinan (penetu) tingkat dalam organisasi

Persepei Selektif :
- Penerima melihat dan mendengarkan berdasarkan keperluan, motivasi, minat, pengalaman, latar belakang,pribadi, harapan

Enlightened Customer :
- Well informed : mudah diperoleh, mudah diolah, mudah disalurkan, transparan
- Well educated : sadar lingkungan

Komunikasi Efektif

Komunikasi efektif adalah proses penyampaian pesan secara sistimatis dan teratur untuk mencapai sasaran.

Pesan (jasa/produk)--->Biaya----> Customer sastification

Pesan jasa/produk harus mempunyai kualitas, perlu waktu serta media untuk mencapai sasaran dan harus ada umpan balik dari customer terhadap pesan tersebut.

Komunikasi efektif terlihat dari dampak seperti dibahwa ini :
Tidak tahu menjadi tahu
Sudah tahu menjadi melaksanakan, finalis
Anti menjadi netral, pro

Stoke holder = kelompok/individu yang dapat memberikan dampak terhadap keberhasilan perusahaan dalam mencapai sasaran atau tujuan yang baik yang ada di dalam perusahaan (Internal Stoke Holder) pemilik, karyawan maupun diluar perusahaan : pemerintah, pesaing, LSM, media massa, presere group & special interest group

Artikel Terpopuler