Jumat, 14 Desember 2012

Menghilangkan Mitos Bahwa Presiden Indonesia Dari Suku Jawa

Judul yang cukup berani" Menghilangkan Mitos Bahwa Presiden Indonesia Dari Suku Jawa". Judul ini diambil karna keresahan kami sebagai warga negara yang memiliki hak dan kewajiban yang sama yang diatur dalam UUD 1945.

Mitos bahwa Presiden Indonesia selalu dari suku Jawa sah sah saja, tapi jangan dijadikan hal ini dibesar besar menimbulkan keresahan suku bangsa yang lain. Akibatnya bisa saja NKRI ini akan hilang tinggal Nama Aja.



Kita ketahui bahwa bangsa ini Bhineka Tunggal Ika berbeda tapi tetap satu Republik Indonesia.

Kalau Mitos ini selalu didengungkan setiap kali akan terjadi pergantian Kepemimpinan Nasional menurut saya ini tidak elegan dan etis.

Alasannya :
1. Dalam UDD 1945 tidak ada pembatasan bahwa pemimpin bangsa harus orang Jawa
2. Anak Bangsa yang lain juga pasti punya kemampuan untuk memimpin bangsa ini.
3. Selama ini apa yang telah dirasakan rakyat Indonesia apa sudah menjadi bangsa yang maju.
4. Hilangnya NKRI kalau hal ini selalu didengung dengung sudah barang tentu akan memancing pelepasan kedaulatan dari NKRI.

Untuk Itu sebagai warga negara yang baik harus menyadari bahwa bangsa ini terdiri dari berbagai suku bangsa dan dalam memilih peminpin nasional sebaiknya di nilai dari :
1. Ketagwaan terhadap ajaran agama masing masing
2. Mau Melayani Rakyat ini dengan kasih sayang dan tidak membeda bedakan suku bangsa
3. Dapat mensejahterakan rakyat dengan program program yang dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat sehingga bangsa ini disegani Bangsa lain.
4. Tegas dalam mengambil keputusan demi kepentingan Rakyat.
5. Pendidikan bebas bebas saja tidak menjadi yang utama

saya rasa ini akan menghilangkan rasa resah saya sebagai anak bangsa yang juga menginginkan bangsa ini Rakyatnya Sejahtera, Menjadi Negara Maju yang disegani Bangsa lain.

semoga hal ini menjadi renungan kita semua, mohon maaf apabila penyampaian ini tidak dapat diterima oleh teman teman yang tidak sepaham dengan saya.

Negara ini negara yang demokratis yang pasti menjunjungi tinggi nilai nilai demokrasi yaitu dapat menerima perbedaan pendapat.

Tidak ada komentar:

Artikel Terpopuler