Sabtu, 02 Januari 2010

Fungsi Marketing

Secara garis besar, fungsi pemasaran/marketing functions dapat dijabarkan sbb. :
  1. melaksanakan riset pemasaran untuk mendapatkan input dari pasar
  2. menciptakan produk yang memenuhi kebutuhan konsumen
  3. menentukan harga dari produk tersebut
  4. memilih konsumen yang menjadi target/sasaran
  5. memposisikan keinginan produsen tentang produk yang dipasarkannya dibenak konsumen
  6. memilih saluran distribusi
  7. memilih media yang dijadikan ajang aktivitas promosi
  8. menindak lanjuti adanya keluhan/masalah dari konsumen
  9. memberikan pelayanan purna jual
Untuk melaksanakan fungsi tersebut, harus ditentukan terlebih dahulu marketing objective/tujuan pemasaran. Agar tujuan pemasaran tercapai, harus dibarengi dengan penyusunan marketing strategy/strategi pemasaran, sebagai sarana untuk mencapai tujuan tersebut. Pelaksanaan strategi pemasaran harus ditunjang dengan marketing tactic/program-program pemasaran, untuk memenangkan persaingan dipasaran.

Suatu rancangan pemasaran/marketing plan harus dipersiapkan untuk melaksanakan semua ini. Rancangan tersebut harus dikomunikasikan kepada seluruh jajaran dibagian pemasaran, agar ada koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaannya.

Dengan demikian, diperlukan adanya suatu tatanan organisasi pemasaran/marketing organization yang mantap, dengan menerapkan prinsip-prinsip dasar manajeman modern. Yang dalam aplikasinya, harus memperhatikan bawahan sebagai aset perusahaan, dan pimpinan yang mempunyai kemampuan manajerial dan leadership yang tinggi. Sehingga mampu mengelola perusahaan sesuai dengan rencana, untuk memenangkan persaingan dan memperoleh pangsa pasar yang maksimal.

Wawasan yang luas dan mampu untuk membangkitkan semangat kerja bawahan merupakan kriteria pimpinan yang dibutuhkan.

Daftar di PayPal, lalu mulai terima pembayaran menggunakan kartu kredit secara instan.

Definisi Marketing

Philip Kotler, salah seorang pakar pemasaran, menyatakan bahwa : " Mostly people mistakenly that of marketing only as selling and promotion.............."

Sebagian besar orang mempunyai persepsi bahwa marketing identik dengan selling. Sehingga dalam berusaha dibidang bisnis, cukup menguasai pengetahuan tentang selling, yang diaplikasikan sebagai salesmanship, yaitu kemampuan seseorang untuk menjual suatu produk. Teknik-teknik cara menjual yang efektif berkembang, mulai dari yang fundamental, yaitu selling step by step, sampai dengan yang terkini, salah satunya adalah SPIN selling (situational, problem, implication, need pay-off).
Selanjutnya Philip Kotler menyatakan pentingnya usaha dibidang bisnis, sebaiknya dilandasi dengan pengetahuan marketing, sbb. : "........This does not mean that selling and promotion are unimportant, but rather they are part of a larger marketing mix, a set of marketing tools that work together to affect the marketplace".

Dalam kenyataannya, usaha dibidang bisnis tidaklah sedemikian sederhana, tetapi penuh dengan tantangan, tatanan, ancamaan, persaingan, dan masalah, dimana dengan selling saja tidak mampu mengatasinya.
Marketing adalah salah satu pilar kesuksesan dalam kancah persaingan yang makin ketat, yang berbasis kepada marketing mix, sebagai sarana untuk mempengaruhi marketplace/pasar.

Philip Kotler memberik batsan tentang marketing sbb. : "Marketing is a social and manjerial process by which individual and group obtain they need and want through creating and exchanging product and vaslue with others"
Dari batasan ini dapat dijabarkan, bahwa dalam istilah marketing mengandung pelbagai faktor berikut :
  1. adanya proses sosial, yaitu hubungan antar manusia
  2. adanya proses manajerial, yaitu suatu aktivitas untuk menata-olah orang lain mencapai tujuan
  3. adanya dua pihak yang terkait, yaitu produsen dan konsumen
  4. pihak produsen menciptakan produk, untuk memenuhi kebutuhan konsumen
  5. pihak konsumen mempunyai uang untuk mendapatkan produk yang dibutuhkannya
  6. terjadi pertukaran antara produk dengan uang
  7. terciptanya jual-beli atau transaksi

    Artikel Terpopuler