Kamis, 26 November 2009

Laporan Tertulis Untuk Manajemen

Tahap akhir proyek riset pemasaran adalah mempersiapkan pembuatan laporan untuk manajemen. Manajemen pemasaran modern tidak akan bekerja efektif tanpa dukungan sistem informasi pemasaran (SIP). SIP adalah sistem yang menyediakan informasi pemasaran secara berkesinambungan yang berguna untuk pembuatan keputusan bagi manajemen. Dengan SIP pekerjaan riset pemasaran menjadi lebih mudah dan cepat termasuk pembuatan laporan tertulis yang sangat dibutuhkan manjemen. Namun dalam praktek, masih banyak perusahaan yang tidak mampu memanfaatkan secara memadai dan benar.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan hasil riset tidak bisa dimanfaatkan secara memadai karena manajemen memiliki konsep yang sempit tentang riset pemasaran. Banyak manajemen memandang riset pemasaran tidak lebih dari kegiatan administrasi biasa sehingga penghargaan begitu juga laporan hasil riset yang terlambat dan tidak tepat waktu juga tidak bisa menjawab dinamika lingkungan yang terus bergerak lebih cepat meninggalkan data-data riset yang kadaluarsa. Penemuan yang kurang meyakinkan dan perbedaan intelektual antara manajer pengguna informasi dengan periset seringkali mempengaruhi produktivitas hubungan.

Dalam membuat isi laporan riset pemasaran perlu mengikuti format dengan sistematika yang berlaku umum yang dimulai dengan :
  1. Judul Laporan
  2. Daftar Isi
  3. Kata Pendahuluan
  4. Formulasi Tujuan
  5. Metode riset yang meliputi desain riset
  6. Metode pengumpulan data
  7. Sampling
  8. Operasi Lapangan
  9. Analisa dan Interpretasi
  10. Batasan Riset
  11. Hasil
  12. Kesimpulan dan Rekomendasi
  13. Lampiran Penelitian
Selanjutnya perlu dipersiapkan langkah-langkah untuk mempresentasikan hasil laporan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Agar presentasi berjalan dengan baik presenter harus memahami :
  1. Menentukan sasaran presentasi
  2. Menganalisa sidang pendengar
  3. Menyiapkan bagan presentasi
  4. Mengorganisasi bahan presentasi
  5. Latihan presentasi (juga perlu)
Manfaat dari latihan presentasi adalah :
  1. Membantu menambah kepercayaan diri
  2. Membantu kekurangan bahan
  3. Membiasakan dengan bahan yang dibicarakan
  4. Membiasakan dengan bahan pembantu untuk menghidupkan presentasi
  5. Memudahkan memperkirakan pertanyaan-pertanyaan yang akan timbul

    Rabu, 25 November 2009

    Kesalahan Dalam Riset Pemasaran

    Kesalahan-kesalahan (error) dalam riset pemasaran bisa terjadi pada tahap mana saja dalam prosedur atau proses riset. Kesalahan bisa bersifat sampling error maupun non sampling errors. Mana merupakan kewajiban bagi pemimpin proyek riset untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan sehingga bisa didapatkan hasil yang optimal.

    Untuk menghindari kesalahan penarikan sampel dari populasi bisa digunakan rumus perkalian tingkat kepercayaan berdasarkan kurva standar normal dengan standar deviasi dibagi dengan standar errors dan hasilnya dikuadratkan.

    Sedangkan kesalahan bukan karena sampling bisa terjadi karena beberapa sebab antara lain :
    • Perumusan problem yang keliru
    • Tiada respon
    • Inferensi-inferensi kausal yang tidak tepat
    • Desain kuisiner yang kurang baik
    • Sikap bias (auspices bias) pihak pewawancara
    • Pemrosesan data
    • Analisa data
    • Karena penafsiran
    Para pemasar perlu memperhatikan dan mengembangkan bagaimana karakteristik agar riset pemasaran lebih baik. Riset pemasaran yang efektif perlu menggunakan kaidah yang dianut oleh metode ilmiah dengan observasi yang berhati-hati, perumusan hipotesa, peramalan dan pengkajian yang tepat. Periset perlu mengembangkan kreativitas dan cara-cara inovatif untuk memecahkan suatu persoalan. Periset juga perlu menghindari ketergantungan hanya pada satu metode saja dan kurang membuat model yang jelas. Perbandingan nilai suatu informasi dengan biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan riset juga harus dipertimbangkan ratio penggunaannya.

    Artikel Terpopuler