Tampilkan postingan dengan label Pengantar Komunikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengantar Komunikasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Desember 2011

Pengantar Komunikasi

Hampir semua studi tentang manusia dan kehidupannya, selalu berhubungan dengan komunikasi. Komunikasi memang selalu ada pada setiap kegiatan manusia. Banyak ahli yang membahas biding sosial yang selalu menyentuh bidang komunikasi, baik ia ditempatkan sebagai pusat kajian maupun hanya sebagai salah satu aspek atau sudut pandang saja. Artinya, hampir semua kajian sosial selalu melibatkan komunikasi sebagai salah satu komponennya. Misalnya, komunikasi di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, kepustakaan, perpustakaan dan informasi, manajemen, hukum, antropologi, sosiologi, psikologi, dan semua bidang ilmu lainya.

Di pihak lain, jika orang berbicara komunikasi, tentu menyangkut informasi di dalamnya. Sebab pesan-pesan komunikasi yang digagaskannya adalah informasi. Informasi memang selalu ada dalam setiap peristiwa komunikasi.

KONSEP, PENGERTIAN, JENIS, FUNGSI, DAN SUMBER INFORMASI

Komunikasi akan selalu mampu memberi warna atau pengaruh pada bidang yang disentuhnya. Menurut Littlejohn (1996: 7) ia mempunyai banyak makna. Bahkan menurut Dance dan Larson terdapat 126 batasan komunikasi. Hal ini menunjukkan betapa sulitnya membuat definisi tentang komunikasi secara tegas.

Dalam kaitan ini, Frank Dance telah mengambil langkah besar dalam menjelaskan konsep omunikasi, yakni dengan membuat sejumlah nsur dasar yang di gunakan untuk membedakan konsep komunikasi dengan lainnya. Ia menentukan tiga poin diferensiasi konsep kritis yang membedakan definisi lomuniksai, yaitu sebagai berikut.
1. dimensi pertama merupakan level obsesvasi atau abstracness. Beberapa definisi bisa luas dan memyeluruh maknanya, sementara definisi yang lain terbatas dan sempit.
2. pembedaan kedua dilihat dari segi intensionalitas. Beberapa definisi hanya mencakup pengiriman dan penerimaan pesan-pesan secara intensif, sedangkan yang lain tidak memperhatikan hal-hal seperti itu.
3. dimensi ketiga adalah normative judgment (penaksiran normative). Beberapa devinisi melingkupi pernyataan kesuksesan atau keakuratan, sedangkan yang lain tidak.

Berikut adalah contoh aplikasi kasus atau peristiwa komunikasi dan informasi sehari-hari yang sering kita temui di lapangan. Setidaknya, ada sembilan contoh kasus sebagai berikut.
1. gejala perilaku komunikasi yang tidak sampai.
2. gejala perilaku komunikasi yang diterima secara insidental.
3. gejala perilaku komunikasi yang berhasil/menyertai
4. pesan-pesan komunikasi nonverbal yang tidak sampai.
5. pesan komunikasi nonverbal yang diterima secara insidenta.
6. pesan-pesan komuikasi nonverbal yang berhasil.
7. pesan komunikasi verbal yang tidak sampai.
8. pesan komunikasi yang di terima secara insindental.
9. pesan-pesan komunikasi verbal yang berhasil.

KOMUNIKASI DAN INFORMASI DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN

Disebut juga dengan komunikasi pendidikan sebab terjadinya komunikasi memang di dunia pendidikan. Pengertian lengkapnya memang tidak bisa di jelaskan hanya menggunakan batasan-batasan ringkas saja, karena seperti pengertian komunikasi umumnya, tidak mungkin dibuatkan definisinya secara ringkas, tunggal, dan tegas. Komunikasi pendidikan pun demikian, meskipun dalam hal ini sudah disentuhkan ke dalam bidang pendidikan

KOMUNIKASI DAN INFORMASI SOSIAL.

Dunia komunikasi social sangat luas dan sangat abstrak jika tidak dikonsruksikan dalam kasus-kasus kecil lebih dahulu, karena akan mengundang banyak pertanyaan yang sangat rumit. Untuk mengetahui realitas social secara utuh, orang sulit menjelaskannya secara Bersama dan sekaligus, melainkan perlu sepotong-sepotong, dan akhirnya dihubungkan satu sama lain menjadi suatu sistem sosial yang terpadu.

KOMUNIKASI DAN INFORMASI DI LINGKUNGAN KELUARGA

Di lingkungan keluarga, komunikasi juga sangat besar kedudukannya dalam mempertahankan kelangsungan hidup keluarga yang bersangkutan. Tnpa dibarengi dengan pelaksaan komunikasi yang terbuka antaranggota dalam suatu keluarga, dipastikan tidak akan terjadi keharmonisan di dalamnya. Bahkan kegagalan-kegagalan dalam perkawinan di suatu keluarga, sebagian besar tidak ada informasi dan komunikasi yang terbuka. Salah satu syarat utama untuk memahami orang lain dalam lingkungan keluarga saling membuka diri atas hal-hal yang bisa menjadikan ketidaksejalanya anggota keluara. Dengan membuka diri tersebut, maka tiap anggota keluarga yang lain akan memahami kemauan-kemauan dan gagasannya, sehingga jika terjadi hal-hal yang berbeda, bisa dicari jalan keluarnya

KOMUNKASI DAN INFORMASI DALAM KELOMPOK DAN ORGANISASI

Komunikasi kelompok dan komunikasi organisasional sebenarnya berbeda. Yang pertama lebih memusatkan diri pada peristiwa komunikasi yang terjadi antar beberapa orang, baik yang terstruktur maupun yang tidak terstruktur, sedangkan yang terakhir lebih dinamis sifatnya. Kelompok yang sudah terstruktur dan sudah terorganisasikan secara tetap seperti tampak dalam organisasi-organisasi social dan lembaga kemasyarakatan, biasanya anggota-anggotanya relative tetap dan terdaftar secara formail. Sedangkan pada kelompok yang tidak terstruktur tadi, tidak selalu terdaftar secara formal

KOMUNIKASI DAN INFORMASI DI LINGKUNGAN PERPUSTAKAAN DAN LEMBAGA SOSIAL

Dilihat dari aspek sosial dan komunikasi, perpustakaan bisa ditempatkan sebagai salah satu struktur sosial dalam masyarakat, lembaga, atau bahkan proses dan organisasi. Dalm buku ini, perpustakaan ditempatkan seagai suatu objek dan objek sekaligus, yang di dalam nya bisa bermakna proses,ilmu, seni, pusat koleksi, pusat pelestarian, unit kerja, ruang, gedung, bahkan pusat pengelolah, atau pusat pelayanan. Semuanya bisa, bergantung kepada cara pandang dan bagaimana kita memperlakukanya

KOMUNIKASI DAN INFORMASI DI LINGKUNGAN MEDIA

Komunikasi dan media inilah yang tampaknya sampai saat ini masih banyak dibicarakan orang, karena media sekarang sudah sedemkian maju dan cangginh. Melalui media komunikasi yang ada di hapir setiap rumah kita bisa melihat dunia luar. Peristiwa-peristiwa di luar kita setiap saat ditayangkan melalui media televise, teepon seluler, majalah, surat kabar, film, internet, atau media komunikasi lainnya

RANGKUMAN ILMU KOMUNIKASI

Hampir semua studi tentang manusia dan kehidupannya selalu menyentuh komunikasi. Artinnya, komuniksai memang selalu ada di setiap kehidupan dan kegiatan manusia, di mana pun manusia itu berada; hanya saja berat pembahasannya saja yang berbeda, ada yang mendudukan komunikasi sebagai unsure yang dominant, dan ada juga yang memdudukkannya sebagai unsure yang tidak dominan.

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan atau berbagai informasi dengan orang lain. Sementara itu, informasi adalah suatu rekaman fenomena yang diamati dan mempunyai potensi untuk dianfaatkan oleh seseorang. Jenis informasi banyak sekali dan jumlahnya pun terus bertambah karena setiap saat lahir informasi baru, sehingga kita tidak semakin mudah mengikuti perkembangannya. Informasi bermanfaat bagi siapa saja, baik perorangan ataupun kelembagaan, termasuk kami dan anda juga membutuhkan informasi.

Sumber-sumber informasi banyak jenisnya. Buku, majalah, surat kabar, radio, tape recorder, video tape recorder, CD-ROM, brosur, pamflet, dan media rekam informasi lainya, merupakan tempat disimpannya informasi atau katakanlah sumber-sumber informasi, khususnya informasi terekam.

Informasi yang terdapat pada sumber-sumber informasi terekam itu tentu saja hanya sebagian saja jumlahnya dan itu sudah sangat banyak. Informasi itulah yang dalam dunia komunikasi selalu melekat di dalam prosesnya. Sebab informasi dalam hal ini merupakan bagian dari proses komunikasi. Sementara itu komunikasi, seperti dimuka kita sudah kita ketahui, ada di mana-mana, seperti antara lain di lingkungan pendidikan, di lingkungan sosial kemasyarakatan, di lingkungan keluarga, di lngkungan kelompok dan organisasi, di lingkungan perpustakaan, di lingkungan media, dan di lingkungan bidang studi lainnya

Artikel Terpopuler